08 Februari 2009

Kesombongan Manusia

Langit menjadi saksi tingkah polah manusia yang makin pongah, aturan-aturan hidup dari sang maha kuasa pun mereka bantah.
Seolah-olah mereka lah sang penguasa jagad ini.
Mereka gemar membuat kerusakan dimuka bumi ini, tak heran apabila bumipun mulai memperlihatkan ketidaksukaanya pada manusia dengan banyaknya bencana alam diberbagai belahan bumi ini.
Itu adalah sebuah peringatan dari Allah, betapa lemahnya manusia itu, jadi mengapa harus sombong.

21 Januari 2009

Tekad Kuat Di Tengah Cengkraman

Dentuman-dentuman dasyhat mengguncang tanah gaza

Bunga-bunga api penghancur keluar dari anus burung-burung besi Israel

Tanah Gaza pun berwarna merah mengalirkan darah para syuhada

Hancurnya kota Gaza menjadi saksi keputus asaan dan kepengecutan Israel

Sementara air mancur Hamas masih menyengat di tengah kebrutalan Israel

Nafas para pejuang mendengus di tengah ketidakpedulian saudara-saudara di sekitarnya yang telah terbelit hedonisme dan terjerat kapitalisme

Jiwa-jiwa para pejuang menyatu dengan tekad tuk hancurkan zionis
Mengusir raga-raga tentara Israel untuk menggapai hak atas tanah mereka yang dicengkeram keserakahan yahudi

03 Januari 2009

Faham Maksiatisme Di Malam Tahun Baru

Menjelang malam tahun baru, bagi sebagian besar orang adalah momentum pesta pora yang sayang untuk dilewatkan, namun berbagai cara yang mereka lakukan kebanyakannya berbau maksiat. Dan itu dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat, baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah.

Pesta minuman keras dan seks bebas menjadi skenario utama selain penghamburan uang yang diwakili oleh gemerlapnya kembang api yang mewarnai malam pergantian tahun tersebut. Hotel-hotel dan villa-villa menjadi tempat berpesta pora masyarakat kalangan atas, sedangkan lapangan terbuka, alun-alun kota, tepi pantai dan kawasan pegunungan menjadi tempat favorit penggila pesta masyarakat kalangan menengah ke bawah.
Namun adapula yang mengadakan acaranya sendiri disekitar tempat tinggalnya dengan acara bakar ayam, ikan dan bakar2 lainnya.
Namun tetap saja dimanapun pesta malam tahun baruan tersebut dilakukan, unsur kemaksiatan itu selalu ada, memang sih nggak semuanya begitu, tapi faham maksiatisme memang sudah merasuk dalam diri sebagian besar masyarakat. Di hari-hari biasa saja kemaksiatan sudah merajalela, apalagi di malam tahun baru, yang sudah menjadi ritual tahunan, dimana masyarakat diberi kebebasan untuk berpesta, sehingga peraturan menjadi longgar. Orang tua memberi izin spesial anak gadisnya keluar rumah hingga pulang pagi, tanpa khawatir apa yang akan dilakukan oleh anaknya itu semalaman, memberikan uang lebih kepada anaknya, tanpa mau tahu untuk apa uang itu dipergunakan. Maka tak heran apabila intensitas kemaksiatan di malam tahun baru lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasa.

11 Desember 2008

Digilas Roda Sekulerisme

Mengkhawatirkan memang melihat pola hidup sebagian besar masyarakat Indonesia sekarang. Mereka semakin berani melakukan berbagai cara untuk memperoleh apa yang mereka inginkan. Ajaran dan Hukum Islam hanya dijadikan simbol dan dianggap kuno.
Mereka semakin jauh dari ajaran Islam dan lebih mendekap sekulerisme yang lebih menjanjikan kebebasan dan keuntungan duniawi. Uhf mengerikan sekali..! Janganlah kita termasuk golongan mereka..!!

30 November 2008

Meluruskan Jalan

Manusia membuat jalan lurus (Tol) untuk kendaraan agar mempermudah dan memperlancar serta mempercepat pada tempat tujuan kita.

Demikian pula kita perlu meluruskan jalan hidup kita sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Allah, agar mempermudah dan memperlancar untuk mencapai hari akhir yang bahagia.