Saat seseorang telah berbuat kesalahan besar atau dosa, Allah SWT
masih memberikan kesempatan untuk bertaubat, tetapi bukan asal taubat
melainkan taubat nasuha atau taubat semurni-murninya yang dilakukan
secara sungguh-sungguh seperti apa yang tercantum dalam al-Qur'an
surat at-Tahrim ayat 8, Allah SWT berfirman: "Hai orang-orang yang
beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang
semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kalian akan menghapus kesalahan
kalian dan memasukkan kalian ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan
orang-orang yang beriman bersama dia, sedangkan cahaya mereka memancar
di hadapan dan sebelah kanan mereka sambil mengatakan 'wahai Rabb
kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami,
sesungguhnya engkau maha kuasa atas segala sesuatu'."
13 Juni 2012
12 Juni 2012
Tangisan Rasulullah SAW Saat Cucunya Meninggal
Menangis itu adalah fitrah manusia saat ia mengalami kesedihan, hanya
saja tangisan yang berlebihanlah yang dilarang oleh Allah SWT seperti
meraung-raung atau reaksi yang berlebihan lainnya saat ditinggal mati
oleh orang yang dicintainya.
Rasulullah saw pun pernah menangis saat cucunya meninggal, hal ini
terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari
Usamah bin Zaid, ketika Nabi saw melihat anak laki-laki salah seorang
anak perempuannya sedang meregang nyawa, beliau menangis, ketika ada
yang bertanya mengenai sikapnya itu beliau menjawab: "ini adalah
pertanda rahmat Allah (kasih sayang) yang diletakkan oleh Allah di
dalam kalbu orang yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya,
sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hamba-Nya yang berhati
penyayang."
saja tangisan yang berlebihanlah yang dilarang oleh Allah SWT seperti
meraung-raung atau reaksi yang berlebihan lainnya saat ditinggal mati
oleh orang yang dicintainya.
Rasulullah saw pun pernah menangis saat cucunya meninggal, hal ini
terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari
Usamah bin Zaid, ketika Nabi saw melihat anak laki-laki salah seorang
anak perempuannya sedang meregang nyawa, beliau menangis, ketika ada
yang bertanya mengenai sikapnya itu beliau menjawab: "ini adalah
pertanda rahmat Allah (kasih sayang) yang diletakkan oleh Allah di
dalam kalbu orang yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya,
sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hamba-Nya yang berhati
penyayang."
03 Juni 2012
7 Golongan Orang Yang Mendapat Naungan Dari Allah Di Hari Kiamat
Ada 7 golongan orang yang kelak di hari kiamat akan mendapat naungan
dari Allah SWT, seperti apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw
berìkut ini: "Allah SWT akan memberikan naungan kepada tujuh golongan
orang pada hari kiamat, di mana tidak ada naungan ketika itu kecuali
naungan Allah, mereka adalah:
1. Imam ( pemimpin atau kepala pemerintahan yang adil).
2. Pemuda yang terdidik atau terlatih sejak kecil dalam menyembah kepada Allah.
3. Seseorang yang hatinya tergantung di Masjid.
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul
karena Allah dan berpisah karena Allah.
5. Seorang lelaki yang dirayu untuk berbuat mesum oleh wanita
bangsawan yang cantik lantas ia menolak dengan kata yang halus "aku
takut kepada Allah".
6. Seorang yang bersedekah sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya
tidak tahu apa yang telah diberikan tangan kanannya.
7. Seorang yang mengingat Allah di waktu sunyi, lantas meleleh air matanya."
(HR.Bukhari)
dari Allah SWT, seperti apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw
berìkut ini: "Allah SWT akan memberikan naungan kepada tujuh golongan
orang pada hari kiamat, di mana tidak ada naungan ketika itu kecuali
naungan Allah, mereka adalah:
1. Imam ( pemimpin atau kepala pemerintahan yang adil).
2. Pemuda yang terdidik atau terlatih sejak kecil dalam menyembah kepada Allah.
3. Seseorang yang hatinya tergantung di Masjid.
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul
karena Allah dan berpisah karena Allah.
5. Seorang lelaki yang dirayu untuk berbuat mesum oleh wanita
bangsawan yang cantik lantas ia menolak dengan kata yang halus "aku
takut kepada Allah".
6. Seorang yang bersedekah sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya
tidak tahu apa yang telah diberikan tangan kanannya.
7. Seorang yang mengingat Allah di waktu sunyi, lantas meleleh air matanya."
(HR.Bukhari)
30 Mei 2012
Hadits Tentang Amal Yang Dikerjakan Secara Tetap Dan Teratur
Rasulullah saw bersabda: " Jangan begitu !, kerjakanlah sekuasamu,
Demi Allah, Dia tidak akan pernah bosan memberìkan pahala sehingga
kamu sendiri yang malas berbuat amal. Amal yang lebih disukai oleh
Allah ialah amal yang dilakukan secara tetap dan teratur"
(HR.Bukhari).
Dari hadits di atas tersebut dapat diketahui bahwa amal yang sedikit
tetapi dilakukan secara tetap dan teratur lebih baik dari amal yang
banyak tetapi menyebabkan kebosanan dan kemalasan.
Demi Allah, Dia tidak akan pernah bosan memberìkan pahala sehingga
kamu sendiri yang malas berbuat amal. Amal yang lebih disukai oleh
Allah ialah amal yang dilakukan secara tetap dan teratur"
(HR.Bukhari).
Dari hadits di atas tersebut dapat diketahui bahwa amal yang sedikit
tetapi dilakukan secara tetap dan teratur lebih baik dari amal yang
banyak tetapi menyebabkan kebosanan dan kemalasan.
24 Mei 2012
Sifat-Sifat Tercela Yang Dibenci Allah
Ini adalah sifat-sifat tercela yang sangat dibenci oleh Allah SWT:
- Orang kaya yang kikir.
- Orang miskin yang sombong.
- Ulama yang rakus.
- Pemuda yang malas.
- Penguasa yang dzalim.
- Orang zuhud yang uzub.
- Ahli ibadah riya.
- Wanita yang tak punya rasa malu.
- Orang tua yang cinta harta.
- Orang kaya yang kikir.
- Orang miskin yang sombong.
- Ulama yang rakus.
- Pemuda yang malas.
- Penguasa yang dzalim.
- Orang zuhud yang uzub.
- Ahli ibadah riya.
- Wanita yang tak punya rasa malu.
- Orang tua yang cinta harta.
Langganan:
Postingan (Atom)
